Perhiasan Kostum Vintage

Perhiasan, baik itu pakaian bagus maupun xperdio.com kostum, telah menjadi bagian dari budaya manusia sejak masa paling awal. Orang-orang memakai perhiasan untuk memuaskan kesombongan mereka, untuk memanjakan cinta mereka untuk hal-hal yang indah, dan untuk terlihat baik kepada orang lain. Perhiasan kostum vintage memenuhi semua kriteria ini, tetapi dengan biaya yang sangat murah. Ini adalah alternatif murah yang tidak mengorbankan rasa maupun gaya.
Perhiasan kostum vintage mungkin lebih murah, tetapi yang berkualitas baik tidak pernah dianggap murah. Mereka lebih murah karena mereka tidak terbuat dari permata berharga. Desainer perhiasan kostum vintage menggunakan berbagai bahan mulai dari potongan kaca, manik-manik, permata semi mulia, permata palsu – bahkan plastik! Karya-karya ini dibuat dan dirilis sejak awal era Victoria hingga 1960-an.
Perhiasan kostum vintage dari tahun 1940-an dan 1950-an sangat kreatif dan menarik, karena para perancang zaman itu harus memproduksi barang-barang yang relatif murah namun modis yang dapat dibeli dan dihargai pria dan wanita selama perang dan era pasca-perang.
Beberapa perancang perhiasan imitasi vintage yang paling populer adalah guru fesyen Coco Chanel, Elsa Schiaparelli dan Miriam Haskell. Banyak kreasi Schiaparelli yang cerah dan menarik dibuat dari rhinestones multi-warna. Haskell, dalam karyanya yang sangat terperinci, hampir selalu memberi penghormatan kepada keindahan alam dan karunia.
Chanel, yang menjadi favorit banyak selebriti, mengubah cara pakaian kostum dipakai pada 1920-an. Perhiasan imitasi vintage lainnya dibuat dari bahan-bahan yang termasuk manik-manik, karang, mutiara palsu, dan Bakelite – sejenis plastik polimer.
Perhiasan kostum vintage terus menjadi sangat populer saat ini, dan telah menginspirasi banyak desainer untuk membuat potongan ‘nyata’ yang terbuat dari permata dan logam berharga. Pada Academy Awards 2005, perhiasan yang dikenakan oleh banyak selebritas wanita terlalu besar dan gemerlap, sebuah penghargaan untuk desain perhiasan tahun 1940-an. Bintang-bintang seperti Madonna, Britney Spears, dan Julia Roberts tidak hanya kolektor perhiasan kostum antik dan aksesori pakaian; mereka benar-benar memakainya di depan umum juga.
Seseorang tidak harus menjadi selebritas untuk menghargai perhiasan kostum vintage. Keunikan, nilai estetika, dan keahlian yang luar biasa menjadikannya barang koleksi yang populer, dan dengan perawatan yang tepat, mereka juga bisa menjadi investasi yang bagus, karena pengepul yang serius akan membayar mahal untuk perhiasan kostum vintage yang dalam kondisi mint. Tetapi lebih dari itu, pengalaman memiliki dan mengenakan sesuatu yang cantik yang berasal dari zaman lampau tidak ternilai harganya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *